Pages

Rabu, 31 Agustus 2016

Pengertian Arus dan Tegangan Listrik Bolak-Balik

Arus dan tegangan listrik bolak-balik atau alternating current (AC) yaitu arus dan tegangan listrik yang arahnya selalu berubah-ubah secara kontinu/periodik terhadap waktu dan dapat mengalir dalam dua arah.  Arus bolak-balik (AC) digunakan secara luas untuk penerangan maupun peralatan elektronik. Dalam zaman modern sekarang ini kebutuhan akan energi listrik merupakan kebutuhan yang sangat pokok. Pada saat ini hampir semua perkantoran dan industri menggunakan energi listrik yang jumlahnya semakin lama semakin besar. Pemerintah pun berusaha untuk memenuhi kebutuhan energi listrik dengan membangun pembangkit tenaga listrik. Dewasa ini telah banyak dibangun proyek-proyek untuk Pembangkit Tenaga Listrik Negara dengan berbagai sumber tenaga yang digunakan untuk menjalankannya, misalnya PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Uap), PLTD (Pembangkit Listrik Tenaga Disel), PLTG (Pembangkit Listrik Tenaga Gas/Panas Bumi), PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air), dan sebagainya.

Sumber Arus Dan Tegangan Listrik Bolak-Balik

Dalam kehidupan sehari-hari kita jumpai alat-alat seperti dinamo sepeda dan generator. Kedua alat tersebut merupakan sumber arus dan tegangan listrik bolak-balik. Arus bolak-balik atau alternating current (AC) adalah arus dan tegangan listrik yang besarnya berubah terhadap waktu dan dapat mengalir dalam dua arah. Arus bolak-balik (AC) digunakan secara luas untuk penerangan maupun peralatan elektronik.
Pada umumnya semua tenaga listrik yang dihasilkan oleh berbagai sumber pembangkit tenaga listrik tersebut adalah berupa arus listrik bolak-balik dan tegangan listrik bolak-balik yang dihasilkan oleh generator yang digerakkan dengan energi yang berasal dari sumber daya alam.
Arus dan tegangan listrik bolak-balik yaitu arus dan tegangan listrik yang arahnya selalu berubah-ubah secara kontinu/periodik. Seperti telah dijelaskan pada bab terdahulu dalam hukum Faraday bahwa adanya perubahan fluks magnetik yang dilingkupi oleh kumparan akan menyebabkan timbulnya ggl induksi pada ujung-ujung kumparan dan jika antara ujungujung kumparan tersebut dihubungkan dengan sebuah kawat penghantar akan mengalir arus listrik melalui penghantar tersebut. Berdasarkan prinsip hukum Faraday inilah dibuat sebuah generator atau dinamo, yaitu suatu alat yang digunakan untuk mengubah energi mekanik (energi gerak) menjadi energi listrik.
Tegangan listrik dan arus listrik yang dihasilkan generator berbentuk tegangan dan arus listrik sinus soidal, yang berarti besarnya nilai tegangan dan kuat arus listriknya sebagai fungsi sinus yang sering dinyatakan dalam diagram fasor (fase vektor). Diagram fasor adalah menyatakan suatu besaran yang nilainya berubah secara kontinu, fasor dinyatakan dengan suatu vektor yang nilainya tetap berputar berlawanan dengan putaran jarum jam.

Rangkaian Arus Dan Tegangan Listrik Bolak-Balik

Sumber arus bolak-balik adalah generator arus bolak-balik yang prinsip kerjanya pada perputaran kumparan dengan kecepatan sudut ω yang berada di dalam medan magnetik. Sumber ggl bolak-balik tersebut akan menghasilkan tegangan sinusoida berfrekuensi f. Apabila generator tersebut dihubungkan dengan suatu penghantar R dan menghasilkan tegangan maksimum sebesar Vmax, maka tegangan dan arus listrik yang melewati penghantar.
Arus dan Tegangan Listrik Bolak-Balik,arus AC,tegangan a,listrik AC
Tegangan sinusoida dapat dituliskan dalam bentuk persamaan tegangan sebagai fungsi waktu, yaitu :
V = V_{max}\text{ sin }\omega t
Tegangan yang dihasilkan oleh suatu generator listrik berbentuk sinusoida. Dengan demikian, arus yang dihasilkan juga sinusoida yang mengikuti persamaan :
I=I_{max}\text{ sin }\omega t
Dengan :
V = Tegangan Listrik AC
I = Arus Listrik AC
Vmax = Tegangan maksimum
Imax = Arus maksimum
ω = Kecepatan sudut (2πf)

Pengertian Sudut Fase dan Beda Fase Dalam Arus Bolak-Balik

Arus dan tegangan bolak-balik (AC) dapat dilukiskan sebagai gelombang sinussoidal, jika besarnya arus dan tegangan dinyatakan dalam persamaan :
V = Vmax sin ωt
I = Imax sin (ωt + 90o)
Di mana ωt atau (ωt + 90o) disebut sudut fase yang sering ditulis dengan lambang θ. Sedangkan besarnya selisih sudut fse antara kedua gelombang tersebut disebut beda fase. Berdasarkan persamaan antara tegangan dan kuat arus listrik tersebut dapat dikatakan bahwa antara tegangan dan kuat arus listrik terdapat beda fase sebesar 90o dan dikatakan arus mendahului tegangan dengan beda fase sebesar 90o. Apabila dilukiskan dalam diagram fasor dapat digambarkan sebagai berikut :
Grafik arus dan tegangan sebagai fungsi waktu

Grafik arus dan tegangan sebagai fungsi waktu dengan beda fase 90o

Nilai Efektif Arus dan Tegangan Listrik Bolak-Balik

Nilai tegangan dan arus bolak-balik selalu berubah secara periodik sehingga menyebabkan, kesulitan dalam mengadakan pengukurannya secara langsung. Oleh karena itu, untuk mengukur besarnya tegangan dan kuat arus listrik bolak balik (AC = Alternating Current) digunakan nilai efektif. Yang dimaksud dengan nilai efektif arus dan tegangan bolak balik yaitu nilai arus dan tegangan bolak-balik yang setara dengan arus searah yang dalam waktu yang sama jika mengalir dalam hambatan yang sama akan menghasilkan kalor yang sama. Semua alat-alat ukur listrik arus bolak-balik menunjukkan nilai efektifnya. Hubungan antara nilai efektif dan nilai maksimum dapat dinyatakan dalam persamaan :
V=\frac{V_{max}}{\sqrt{2}}=0,707\text{ }V_{max}        dan      I=\frac{I_{max}}{\sqrt{2}}=0,707\text{ }I_{max}

Nilai Rata-Rata Arus Listrik Bolak-Balik

Nilai rata-rata arus bolak-balik yaitu nilai arus bolak-balik yang setara dengan arus searah untuk memindahkan sejumlah muatan listrik yang sama dalam waktu yang sama pada sebuah penghantar yang sama. Hubungan antara nilai arus dan tegangan listrik bolak-balik dengan nilai arus dan tegangan maksimumnya dinyatakan dalam persamaan :
I_{r}=\frac{2I_{max}}{\pi }
di mana :
Ir = kuat arus rata-rata
Imax = kuat arus maksimum

Pengertian Individu, Populasi dan Komunitas

1. Individu
        Individu adalah Sebutan untuk suatu makhluk hidup tunggal.
2. Populasi
        Populasi adalah sekelompok individu sejenis yang menempati suatu daerah tertentu dan pada waktu tertentu pula.
3. Komunitas
        Komunitas adalah seluruh populasi makhluk hidup yang saling berinteraksi di suatu daerah pada waktu tertentu.

Pengertian Protokol Jaringan

Protokol jaringan adalah suatu set aturan yang mengatur online, komunikasi diantara beberapa buah komputer yang ada dalam suatu jaringan.

Design cover buku Novel dengan Photoshop CC part2

25. Selanjutnya membuat Background, siapkan background yang sudah anda download.
25 Design cover buku Novel dengan Photoshop CC part2
26. Tekan CTRL+T pada keyboard lalu atur besar kecilnya sesuai kebutuhan. karna disini saya akan membuat cover depan dan belakang buku saling terkait, maka saya tarik ukuran pada backgound ke sisi kiri, agar nantinya bisa saya gunakan untuk membuat cover belakang pada buku.
26 Design cover buku Novel dengan Photoshop CC part2
27. Atur gelap terang menggunakan Adjustment Layer seperti terlihat pada gambar.
27 Design cover buku Novel dengan Photoshop CC part2
28. buat layer baru, lalu gunakan soft round brush dengan warna sesuai keinginan untuk membuat lighting, buat brush kecil asal di layer baru seperti terlihat pada gambar.
29 Design cover buku Novel dengan Photoshop CC part2
29. lalu tekan CTRL+T pada keyboard dan ubah ukuran besar kecilnya sesuai arah cahaya yang diinginkan.
30 Design cover buku Novel dengan Photoshop CC part2
30. Tarik dengan dengan menekan ALT+shift pada keyboard… 31. ubah blending mode menjadi overlay… 31 Design cover buku Novel dengan Photoshop CC part2 32. Duplikasi bagian lighting tadi lalu ubah blending mode menjadi screen… 32 Design cover buku Novel dengan Photoshop CC part2 33. pada tahap ini saya akan membuat cahaya lembut pada bagian model, buat layer baru lalu gunakan masking model gunakan soft round brush dengan opacity 3 s/d 5 % dengabn warna brush putih lalu usapkan pada objek model sesuai arah jatuhnya cahaya… seperti terlihat pada gambar. 33 Design cover buku Novel dengan Photoshop CC part2 34. siapkan stok sumbu lilin yang sudah anda download lalu buat folder untuk lilin. 34 Design cover buku Novel dengan Photoshop CC part2 35. Ubah blending mode menjadi softlight… 35 Design cover buku Novel dengan Photoshop CC part2 36. Buat layer baru masih di folder lilin, gunakan brush dengan warna orange kemerahan pada bagian sumbu lilin seperti terlihat pada gambar… 36 Design cover buku Novel dengan Photoshop CC part2 37. Lalu ubah blending mode menjadi screen… 37 Design cover buku Novel dengan Photoshop CC part2 38. Selanjutnya membuat lighting yang di lilin pada objek model, buat layer baru seperti terlihat pada gambar gunakan teknik masking pada bagian objek model. ubah blending mode menjadi overlay, usapkan pada bagian yang terkena cahaya lilin di permukaan objek model dengan warna orange.
38 Design cover buku Novel dengan Photoshop CC part2
39. Hasil membuat cahaya yang di timbulkan oleh lilin… 39 Design cover buku Novel dengan Photoshop CC part2 40. Buat framing vignete dengan menggunakan Adjustment Layer Gradient fill atur seperti terlihat pada gambar. lalu klik kanan pada layer gradient fill lalu pilih rasterize type… 40 Design cover buku Novel dengan Photoshop CC part2 41. gunakan Adjustment Layer Solid Color dengan warna sesuai keinginan, lalu ubah blending mode menjadi softlight. 41 Design cover buku Novel dengan Photoshop CC part2 42. Untuk finishing cover depan anda tinggal menambahkan beberapa text sesuai keinginan. selesai untuk cover depan… jangan lupa save image as untuk file jpeg.
42 Design cover buku Novel dengan Photoshop CC part2
43. Selanjutnya mebuat cover belakang. gunakan image>canvas size atau dengan menekan ALT+CTRL+C pada keyboard lalu ubah settingan seperti terlihat pada gambar.
43 Design cover buku Novel dengan Photoshop CC part2
44. Hasil pelebaran canvas. karna seperti saya jelaskan di point no 26, ukuran background sengaja saya perbesar,  hasilnya bisa terlihat pada tahap ini… 44 Design cover buku Novel dengan Photoshop CC part2 45. Duplikasi framing vignete lalu pindahkan ke bagian cover belakang seperti terlihat pada gambar… lalu cropping menggunakan crop tool untuk mengambil bagian pada cover belakan. jangan lupa save image jpegnya.
45 Design cover buku Novel dengan Photoshop CC part2
46. Buat new documnet baru seperti terlihat pada gambar.
46 Design cover buku Novel dengan Photoshop CC part2
47. masukan kedua cover depan dan belakang tadi.. selanjutnya tinggal anda buat spine atau bagian tengah untuk judul. 47 Design cover buku Novel dengan Photoshop CC part2 48. FINISH.
48 Design cover buku Novel dengan Photoshop CC part2
cover%2Bbook%2B %2BCopy Design cover buku Novel dengan Photoshop CC part2

Selasa, 30 Agustus 2016

Cara menggunakan brush smoke

Cara menggunakan brush smoke – masih banyak yang bingung bagaimana cara menggunakan brush smoke (asap). masri disimak tutorial berikut.
0 Cara menggunakan brush smoke
1. Siapkan background yang sudah anda download,
1 Cara menggunakan brush smoke
2. gunakan Adjustment layer Hue-saturation atur sesuai kebutuhan
2 Cara menggunakan brush smoke
3. Siapkan objek model yang sudah anda download, lalu seleksi dan potong…
3 Cara menggunakan brush smoke
4. gabungkan objek model dan background.
4 Cara menggunakan brush smoke
5. Buat layer baru di bawah layer objek model untuk membuat efek asap atau fogging. gunakan brush smoke yang sudah anda download dengan opacity 10 s/d 15 %. seperti terlihat pada gambar…
5 Cara menggunakan brush smoke
6. Hasil membuat efek asap/fogging
6 Cara menggunakan brush smoke
7. gunakan hue-saturation klik kanan clipping mask
7 Cara menggunakan brush smoke
8. gunakan teknik dodge& burn dengan menekan SHIFT+F5 pad keyboad, klik kana clipping mask ubah blending mode menjadi softlight lalu usapkan perlahan, pada bagian yang akan di buat gelap terangnya.
8 Cara menggunakan brush smoke
9 Cara menggunakan brush smoke
9. untuk teknik selanjutnya yaitu membuat efek yang di timbulkan asap pada permukan objek model buat layer baru, gunakan brush warna putih dengan opacity 3%.
10 Cara menggunakan brush smoke
10. usapkan perlahan pada bagian yang sekiranya terkena efek asap.
11 Cara menggunakan brush smoke
11. Hasil efek asap pada permukaan objek
13 Cara menggunakan brush smoke
12. gunakan Adjusment layer brightness & Contrast sesuai kebutuhan.
12 Cara menggunakan brush smoke
13. buat layer baru gunakan kembali brush smoke yang sudah anda download.
14. gunakan Adjusment layer gradient fill atur seperti terlihat pada gambar.
14 Cara menggunakan brush smoke
15. gunakan Adjusment layer solid color dengan warna sesuai keinginan
15 Cara menggunakan brush smoke
16. gunakan Adjusment layer color balance disesuaikan dengan warna tone dari solid color…
16 Cara menggunakan brush smoke
17. untuk membuat efffect softone gunakan curve dengan menarik bagian bawah curve gak naik keatas untuk membuat warna gelap menjadi sedikit buram…
17 Cara menggunakan brush smoke
18. Untuk finishing gunakan gunakan Adjusment layer selective color pilih yang Black kurangi warna yang kuning
untuk membuat warna kebiruan di bagian yang hitam…
18 Cara menggunakan brush smoke
19. SELESAI
19 Cara menggunakan brush smoke