Pages

Selasa, 06 September 2016

Kuartil, Desil, dan Persentil

Halo sobat, kali ini kita akan belajar pelajaran yang sangat saya sukai yaitu matematika. Bab yang akan kita bahas kali ini kuartil, desil, dan persentil pada pembelajaran matematika yang akan saya berikan beserta rumus dan contoh soal beserta jawaban dari kuartil, desil, dan persentil tersebut. Baiklah langsung saja mari kita simak materi berikut.

Kuartil (Q)

1. Kuartil Data Tunggal
Kuartil membagi data menjadi empat bagian yang sama banyak dari data yang telah terurut yang masing-masing sebesar 25% atau 1/4 bagian . Kuartil (Q) terbagi menjadi tiga macam, yaitu Q1 (kuartil bawah), Q2 (kuartil tengah atau median) dan Q3 (kuartil atas). Berikut adalah beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mendapatkan kuartil.
  1. Susunlah data menurut urutannya.
  2. Tentukan letak kuartil dan.
  3. Tentukan nilai kuartilnya.
Untuk mencari letak kuartil ke i, dapat kita gunakan rumus berikut.
rumus mencari kuartil ke i (Qi)
rumus mencari kuartil ke i (Qi)
Dengan i = 1, 2, dan 3.
2. Kuartil Data Berkelompok
Berikut merupakan rumus yang dapat kita gunakan untuk kuartil data berkelompok yang disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi.
rumus kuartil data berkelompok
rumus kuartil data berkelompok
Keterangan:
Tb = Tepi bawah kuartil ke-i.
F = Jumlah frekuensi sebelum frekuensi kuartil ke-i.
f = Frekuensi kuartil ke-i. i = 1, 2, 3
n = Jumlah seluruh frekuensi.
C = panjang interval kelas.

3. Jangkauan Kuartil dan Simpangan Kuartil atau Jangkauan Semi Inter Kuartil
Berikut adalah rumus untuk sekumpulan data yang mempunyai kuartil bawah (Q1) dan kuartil atas (Q3), Rumus Jangkauan kuartil dan simpangan kuartil atau Jangkauan Semi Inter kuartil dari data adalah sebagai berikut:
rumus jangkauan kuartil
rumus jangkauan kuartil
Keterangan:
JQ = Simpangan kuartil.
Qd = Jangkauan semi inter kuartil atau simpangan kuartil.
Q1 = Kuartil ke-1 (Kuartil bawah).
Q3 = Kuartil ke-3 (Kuartil atas).

Desil (D)

1. Desil Data Tunggal 
Berikut adalah beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mendapatkan desil.
  1. Susunlah data menurut urutan nilainya.
  2. Tentukan letak desilnya.
  3. Hitung nilai desilnya.
Letak desil ke i dapat ditentukan dengan rumus berikut: 
cara menentukan letak Di
rumus menentukan letak Di
Dengan i = 1-9
2. Desil Data Berkelompok 
Data yang disajikan dalam tabel distribusi frekuensi dapat dihitung menggunakan rumus berikut:
rumus desil data berkelompok
rumus desil data berkelompok
Keterangan: 
Tb = Tepi bawah desil ke-i. 
F = Jumlah frekuensi sebelum frekuensi kuartil ke-i. 
f = Frekuensi kuartil ke-i dengan i = 1-9.
n = Jumlah seluruh frekuensi. 
C = panjang interval kelas.

Persentil (P)

1. Persentil Data Tunggal
Persentil merupakan kumpulan data yang dibagi menjadi seratus bagian yang sama, maka diperoleh sembilan puluh sembilan pembagi dan tiap pembagi dinamakan persentil, yaitu persentil 1 hingga persentil 99 dan untuk menyederhanakannya disingkat menjadi P1 hingga P99. 
Berikut adalah beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mendapatkan persentil data tunggal: 
  1. Susunlah data menurut urutan nilainya. 
  2. Tentukan letak persentilnya.
  3. Hitung nilai persentilnya.
Letak persentil ke i dapat ditentukan dengan rumus berikut: 
persentil data tunggal
rumus persentil data tunggal
Dengan i = 1-99.
2. Persentil Data Berkelompok

Berikut adalah beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mendapatkan persentil data berkelompok:
persentil data berkelompok
persentil data berkelompok
Keterangan: 
Tb = Tepi bawah persentil ke-i. 
F = Jumlah frekuensi sebelum frekuensi kuartil ke-i. 
f = Frekuensi kuartil ke-i. i = 1, 2, 3,…,99 
n = Jumlah seluruh frekuensi. 
C = panjang interval kelas. 

Cara menyelesaikan soal-soal yang berkaitan dengan Kuartil, Desil, dan Persentil pada dasarnya hampir sama. Perbedaanya yaitu terletak pada pembaginya saja.

Praktek Membuat Efek Permen di Adobe Photoshop

Assalamu Alaikum WR.WB
Kali ini saya hanya disuruh untuk mempraktekkan cara membuat efek permen di adobe photoshop, berikut cara-caranya :


Langkah 1: Membuat dokumen baru
Buat dokumen baru di Photoshop. Anda bebas untuk memilih apa pun dimensi yang dikehendaki, anda memilih 2000 x 1000 piksel untuk tutorial ini. Biarkan sisa pengaturan pada nilai standar.



Langkah 2: Menambahkan gradien
Pilih Gradient Tool (shift + g) dan untuk menetapkan pengaturan warna ke # 4ba614 dan # 008c00. Pilih lingkaran seperti gaya gradien dan menciptakan gradien dari pusat gambar Anda ke atas nya.




Langkah 3: Menambahkan beberapa teks
Sekarang saatnya untuk menggunakan font . Pilih Type Tool (t) dan pilih Candice atau Terserah Anda sebagai font tapi anda pakai Candice . Mengatur ukuran font-500 piksel (atau nilai yang sesuai dengan dimensi gambar Anda) dan ketik teks pilihan Anda.
Karena anda membuat-seperti efek permen anda mengetik "Candy".



Langkah 4: Centering teks
Setelah itu pilih latar belakang dan lapisan teks bersama-sama dengan mengklik pada mereka pada palet layer sambil memegang sebuah apel) ctrl-tombol (perintah jika yang Anda gunakan. Pastikan Anda memiliki Move Tool (v) yang dipilih. Sekarang Anda dapat pusat teks lapisan Anda secara vertikal dan horizontal dengan menggunakan tombol berjajar dalam palet pilihan Anda, yang secara default ditempatkan di atas ruang kerja Anda.



Langkah 5: Membuat pola kustom
Sekarang kita akan menciptakan pola kustom yang kita akan berlaku untuk teks kita nanti.
Membuat Dokumen Baru (ctrl + n) dan untuk menetapkan dimensi 200 x 200 piksel.



Langkah 6: Menambahkan dan berputar persegi panjang
Pilih Rectangle Tool (u) dan menciptakan sebuah persegi panjang dengan lebar 400 pixel dan tinggi 35 pixel. Merubah persegi panjang dengan menekan Ctrl + t ketika sedang dipilih dan putar 45 ° sambil menahan tombol Shift-bawah (seperti ini, persegi panjang berputar hanya dalam 15 °langkah). Pusat persegi panjang yang diputar di latar belakang seperti yang kita lakukan pada Langkah 5 dengan teks kami.


Langkah 7: Terapkan gradien
Klik kanan pada lapisan-persegi panjang dan pilih Blending Options. Pergi ke Gradient Overlay dan menetapkan gradien dengan warna # cc0000 dan # b50000. Mengatur sudut gradien untuk 135 °, gunakan linier sebagai gaya dan menerapkan gradien.



Langkah 8: Multiply persegi panjang
Salin layer persegi panjang Anda dengan menekan Ctrl + j. Pilih Move Tool (masih v) dan pastikan Anda memiliki disalin lapisan baru dipilih, tahan-key dan tekan 5 kali Shift kiri dan 5 kali atas (dengan menekan tombol shift sambil bergerak-lapisan dengan tombol panah Anda membuat langkah 10 piksel. Itu berarti kami pindah kami lapisan 50 pixel ke kiri dan 50 pixel ke atas).
Copy disalin persegi panjang (Shape 1 copy) dan ulangi proses.
Pilih persegi panjang asli lagi, salin dan tekan 5 kali kanan dan ke bawah sambil menahan tombol shift. Salin persegi panjang terbaru dan ulangi proses.
Sekarang Anda memiliki 5 persegi panjang, masing-masing dengan lebar 50 pixel dan margin 50 pixel persegi panjang berikutnya.
 3


Langkah 9: Tentukan pola
Pergi ke Edit -> Define Pattern ... dan nama "baru pola Candy" pola. Pola ini secara otomatis akan muncul dalam pola terakhir membuat Anda digunakan.



Langkah 10: Menerapkan opsi blending untuk teks
Kembali ke gambar asli kami dan klik kanan pada lapisan-teks. Buka Blending Options dan menerapkan gaya yang ditampilkan pada gambar di bawah. Gunakan Candy Pola dibuat pola baru sebagai overlay.



Langkah 11: Hampir sampai
Pilih Ellipse Tool (shift + u) dan menciptakan elips yang mencakup sekitar sepertiga atas jenis Anda. Pastikan warnanya putih.
Rasterize lapisan Anda dengan mengklik kanan dan memilih Rasterize.



Langkah 12: Bermain dengan pilihan
Ctrl +klik pada layer-teks untuk membuat pilihan di sekitar teks Anda dan tekan
Ctrl+Shift + i untuk membalikkan pilihan Anda. Pastikan Anda elips-lapisan dipilih dan tekan Hapus. Hanya bagian dari elips yang tumpang tindih dengan teks yang tersisa.



Langkah 13: Menambahkan lapisan-mask
Sekarang membuat Layer Mask pada lapisan elips dan pilih Gradient Tool (shift + g). S Mengatur warna gradien untuk hitam (# 000000) dan putih (# ffffff) gaya dan linier. Tahan-tombol Shift untuk membuat lurus gradien sempurna dari titik tertinggi teks Anda mencapai titik terendah. Setelah gradien diterapkan ke lapisan masker Anda selesai.





Hasil akhir



Menetapkan Tempat Usaha

    Menetapkan tempat usaha sangat penting sekali. Tempat usaha adalah tempat dimana perusahaan melakukan kegiatan usaha. Tempat usaha tersebut tentunya tidak akan dibangun di setiap tempat. Menetapkan tempat  usaha perlu di bangun wilayah yang strategis serta menguntungkan. Penciptaan perusahaan di wilayah yang strategis akan mendukung lancarnya kegiatan-kegiatan usaha.
    Pengertian tempat yang strategis ditinjau dari sudut ekonomisnya, secara lebih terperinci faktor-faktor yang dapat mempengaruhi di dalam penetapan tempat usaha adalah sebagai berikut.

1. Pasar
    Masalah pasar yang perlu dipertimbangkan adalah masalah transportasi dan distribusinya, sehingga dapat menentukan tempat usaha  yang diinginkan.

2. Tenaga Kerja
    Tenaga kerja terdidik ataupun tenaga kerja terlatih  yang cukupp profesional sangat mendukung lancarnya usaha.

3. Fasilitas Transportasi
    Fasilitas transportasi yang tersedia dapat mendukung di dalam menetapkan tempat usaha perusahaan.