Pages

Senin, 01 Agustus 2016

Tutorial Membuat efek menghilang di adobe after effects




Pelajaran kali ini saya akan menjelaskan langkah-langkah membuat efek menghilang di adobe after effects, berikut langkah-langkahnya:
1.Langkah pertama install terlebih dahulu aplikasi adobe after effects anda dan siapkan video yang ingin anda edit.
2. Setelah sudah terinstall, buka aplikasi after effects anda
3. Setelah aplikasi terbuka import video anda yang ingin di edit
4.Kemudian tarik video anda masuk ke bagian composition
5.Setelah itu klik video anda dan tekan Shift + D untuk menjadikan video anda menjadi dua.
6.Pada video yang bagian atas silahkan anda tentukan timenya, dimana objek pada video anda akan menghilang.
7.Setelah timenya sudah ditentukan klik kanan video anda lalu pilih time lalu klik Frize Frame
8.Kemudian kita klik gambar mata pada bagian kiri di layer tadi agar frame tidak terlihat
9.Setelah itu kita lanjut ke layer kedua kita potong video diamana objek keluar dari video
10.Kemudian kita crop objek yang akan menghilang menggunakan Pen Tool pada layer pertama
11.Setelah kita crop objeknya , lihat pada bagian kanan ada menu effects cari effects di kolom search lalu ketik nama efeknya CC Scatterize kemudian tarik ke layer pertama.
12.Kemudian kita atur efeknya sampai betul betul bagus.
13.Setelah kita sudah mengatur efeknya, lalu kita putar apakah efeknya berjalan dengan lancar
14.Selesai
Selamat mencoba.

Pengertian Film


Pelajaran kali ini dimana di kelas saya listriknya padam/mati, sebenarnya saya belajar menerapkan pengambilan gambar produksi tapi guru saya hanya menjelaskan pengertian film, Nah sobat pasti anda sudah tau tentang filmkan, pertanyaan saya apa pengertian film ? Nah mari kita jawab sama-sama.

   
    Film adalah media komunikasi yang bersifat audio visual untuk menyampaikan suatu pesan kepada sekelompok orang yang berkumpul di suatu tempat tertentu. Akan tetapi, umumnya sebuah film dapat mencakup berbagai pesan, baik itu pesan pendidikan, hiburan dan informasi. Pesan dalam film adalah menggunakan mekanisme lambang – lambang yang ada pada pikiran manusia berupa isi pesan, suara, perkataan, percakapan dan sebagainya.
  
    Film juga dianggap sebagai media komunikasi yang ampuh terhadap massa yang menjadi sasarannya, karena sifatnya yang audio visual, yaitu gambar dan suara yang hidup. Dengan gambar dan suara, film mampu bercerita banyak dalam waktu singkat. Ketika menonton film penonton seakan-akan dapat menembus ruang dan waktu yang dapat menceritakan kehidupan dan bahkan dapat mempengaruhi audiens.

Frekuensi Komulatif dan Frekuensi Relatif



Contoh tabel distribusi yang memuat frekuensi relatif dari data :
"Nilai Ujian Matematika"
Nilai
Banyaknya siswa
60-64
3
65-69
7
70-74
11
75-79
4
80-84
9
85-89
6

Frekuensi komulatif terbagi menjadi 2 adalah :
   1. Frekuensi komulatif kurang dari (<)
   2. Frekuensi komulatif lebih dari (>)



Nilai Ujian Matematika
Nilai
Banyaknya Siswa (f)
Frekuensi Relatif
Batas Nyata
Frekuensi Komulatif
Frekuensi Relatif
Kurang dari
Lebih dari
Kurang dari
Lebih dari



59,5
0
40
100%
0%
60-64
3
7,5 %
64,5
3
37
92,5%
7,5%
65-69
7
17,5 %
69,5
10
30
75%
25%
70-74
11
27,5 %
74,5
21
19
47,5%
52,5%
75-79
4
10 %
79,5
25
15
37,5%
62,5%
80-84
9
22,5 %
84,5
34
6
15%
85%
85-89
6
15 %
89,5
40
0
0%
100%
Jumlah
40
100 %





Rumusnya:

  • Frekuensi Relatif                = Banyaknya siswa : jumlah banyaknya siswa x 100%
  • Batas Nyata                        = 60 – 0,05
    Batas Nyata adalah selisih 0,05 dari batas bawah, yang dimaksud batas bawah adalah yang ada di kolom Nilai seperti (60,65,70,75,80 dan 85)
  • Frekuensi komulatif :
  • Lebih dari                            = 40 – 3 (Banyaknya Siswa)
  • Kurang dari                         = 0 + 3 (Banyaknya Siswa)
  • Frekuensi Relatif :
  • Lebih dari                            = 100% - 7,5%
  • Kurang dari                         = 0% + 7,5%