Pages

Tampilkan postingan dengan label IPS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IPS. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 03 September 2016

Konflik Sosial

A. Pengertian

Konflik juga banyak didefinisikan oleh para ahli antara lain sebagai berikut.... 
  • Menurut Soerjono Soekanto: Pengertian konflik menurut soerjono soekanto adalah suatu proses sosial dimana individu atau kelompok berusaha untuk memenuhi tujuannya dengan jalan menantang pihak lawan dengan disertai ancaman dan kekerasan
  • Menurut Gillin dan Gillin: Pengertian konflik menurut gillin dan gillin adalah bagian dari proses sosial yang terjadi karena adanya perbedaan-perbedaan fisik, emosi, kebudayaan, dan perilaku. 
  • Menurut Robert M. Z. Lawang: Pengertian konflik menurut Robert M.Z. Lawang adalah sebuah perjuangan untuk memperoleh hal-hal yang langka seperti, nilai, status, kekuasaan dan sebagainya. 
  • Menurut De Moor: Pengertian konflik menurut de moor adalah konflik yang terjadi ika para anggotanya secara besar- besaran membiarkan diri dibimbing oleh tujuan (nilai) yang bertentangan. 
  • Menurut Lewis A. Coser: Pengertian konflik menurut Lewis A. Coser adalah sebuah perjuangan mengenai nilai-nilai atau tuntutan atas status, kekuasaan, bermaksud untuk menetralkan, mencederai, atau melenyapkan lawan. 
  • Menurut Taquiri dalam Newstorm dan Davis (1997): Pengertian konflik menurut Taquiri dalam Newstorm dan Davis adalah warisan kehidupan sosial yang boleh berlaku dalam berbagai keadaan akibat daripada berbangkitnya keadaan ketidaksetujuan, kontraversi dan pertentangan di antara dua pihak atau lebih pihak secara berterusan 
  • Menurut Minnery: Pengertian konflik menurut minnery adalah interaksi antara dua atau lebih pihak yang satu sama lain berhubungan dan saling ketergantungan, namun terpisahkan oleh perbedaan tujuan. 

B. Faktor-Faktor Penyebab Konflik

Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya konflik dalam masyarakat adalah sebagai berikut... 
  • Perbedaan indvidu; perbedaan pendirian dan perasaan 
  • Adanya perbedaan latar belakang kebudayaan sehingga membentuk pribadi yang berbeda-beda pula. Seseorang sedikit banyak akan terpengaruh dengan pola pemikiran dan pendirian kelompoknya
  • Adanya perbedaan kepentingan antara individu dan kelompok bisa menyangkut bidan ekonomi, politik dan juga sosial. 
  • Terdapat perubahan nilai yang cepat secara tiba-tiba dalam masyarakat

Sabtu, 27 Agustus 2016

Pengertian Penetrasi kebudayaan, Akulturasi, Asimilasi dan Sintetis

1. Penetrasi kebudayaan adalah masuknya pengaruh suatu kebudayaan-kebudayaan lainnya. Penetrasi kebudayaan dapat terjadi dengan dua cara penetrasi damai (Penetration Pastique) dan Penetrasi kekerasan (Penetration Vielante).

2. Akulturasi adalah bersatunya dua kebudayaan sehingga membentuk kebudayaan baru tanpa menghilang unsur kebudayaan asli. Contohnya, bentuk indonesia dan kebudayaan india.

3. Asimilasi adalah bercampurnya dua kebudayaan sehingga membentuk kebudayaan baru.

4. Sintetis adalah bercampurnya dua kebudayaan yang berakibat pada terbentuknya sebuah kebudayaan baru yang sangat berbeda dengan kebudayaan asli.

Sabtu, 20 Agustus 2016

Mobilitas Sosial

Persamaannya :
- Perpindahan
- Penggeseran
- Perubahan
- Peningkatan
- Penurunan

1. Bentuk Mobilitas
    a. Horizontal
    b. Vertikal
    c. Intragenerasi
    d. Antargenerasi

2. Cara untuk melakukan mobilitas
    a. Perubahan standar hidup
    b. Perkawinan
    c. Perubahan tempat tinggal
    d. Perubahan tingkah laku
    e. Perubahan nama

3. Faktor penghambat mobilitas
    a. Perbedaan kelas rasial
    b. Agama
    c. Diskriminasi kelas
    d. Kemiskinan
    e. Perbedaan jenis kelamin

4. Saluran-saluran mobilitas
    a. Angkutan bersenjata
    b. Lembaga keagamaan
    c. Lembaga Pendidikan
    d. Organisasi politik
    e. Organisasi keahlian
    f. Perkawinan
    g. Organisasi ekonomi

5. Dampak mobilitas
    a. Konflik antar kelas
    b. Konflik antar kelompok
    c. Konflik antar generasi
    d. Penyusaian kembali

Sabtu, 13 Agustus 2016

Pranata Sosial

1. Ciri-ciri Pranata
  • Berbentuk Organisasi
  • Kekekalan (Interval Waktu)
  • Tujuan
  • Lambang/Logo
  • Tata Tertib
2. Jenis dan Fungsi Pranata
- Pranata Keluarga
  • Mengatur hubungan seks
  • Reproduksi
  • Sosialisasi : 1. Ayah
                        2. Ibu
                        3. Anak
  • Afeksi : 1. Saling asah = Belajar
                  2. Saling asih = Kasih sayang
                  3. Saling asuh = Membina/Mendidik
- Pranata Pendidikan
- Pranata Agama
- Pranata Ekonomi
  "Meningkatkan Kesejahteraan Rakyat"
- Pranata Politik
  "Trias Politika" 1. Legislatif = Pembuat Undang-undang = DPR
                            2. Eksekutif = Pelaksana Undang-undang = Pemerintah
                            3. Yudikatif = Mengawas Undang-undang = Jaksa agung, MA, BPK dan KPK

Sabtu, 06 Agustus 2016

Struktur Sosial



Assalamualaikum Wr.Wb

Pada pembelajaran kali ini kebetulan saya belajar ips dan saya akan menjelaskan struktur sosial.
Ada yang dibilang keluarga batin (Inti) yang terdiri dari :
1. Ayah
2. Ibu, dan
3. Anak

Setelah guru saya sudah menjelaskan, kami langsung diberikan tugas oleh guru, tugasnya adalah :
1. Menurut pendapatmu apakah ada struktur sosial dalam lingkungan pergaulan disekolahmu ?
2. Deskripsikan struktur sosial yang ada dilingkungan sekitar tempat tinggalmu
Jawabannya
1. Iya, karna disekolahku ada struktur terdiri dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah, bendahara, sekretaris dan guru-guru lainnya. Selain itu ada juga struktur kesiswaan mulai dari ketua osis, wakil ketua osis, bendahara dan sekretaris dan ada juga struktur kelas mulai dari kutua kelas, wakil ketua kelas, bendahara, sekretaris dan anggota-anggota lainnya.
2. struktur sosial yang ada disekitar tempat tinggalku yaitu struktur bupati, camat, lurah, kepala lingkungan dan warga sekitar, ada juga struktur keluarga yang dimulai dari ayah, ibu dan anak.

Begitulah postingan saya kali ini dan semoga postingan saya ini bermanfaat bagi kawan-kawan lainnya.
Wassalam

Sabtu, 30 Juli 2016

IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial)


A.      Pelapisan Masyarakat
       Menurut Aristoteles dalam Bahasa yunani
1)      Kaya (Tinggih)
2)      Sedang
3)      Miskin (Rendah)

Pelapisan masyarakat terbagi menjadi 4 yaitu :
1.       1. Sifat-sifat lapisan masyarakat :
a.       Open social stratification
b.      Close social stratification

2.       2. Kelas-kelas dalam masyarakat :
a.       Tradisional (Statis)
b.      Modern (Dinamis)

3.       3. Dasar lapisan masyarakat :
a.       Kekayaan
b.      Kekuasaan
c.       Kehormatan
d.      Penguasaan ilmu pengetahuan

4.       4. Unsur-unsur lapisan masyarakat
a.       Ascribed status = melekat sejak lahir
b.      Aschieved status = pengorbanan dari kerja keras
c.       Assigned status = jasa-jasa dan pengabdian